Kultwit Salim A. Fillah tentang Sabar & Syukur

•October 10, 2011 • Leave a Comment

1. Hidup adalah perjalanan yang digariskan memiliki 2 rasa: manis & getir, lapang & sesak, suka & duka, #nikmat & #musibah. #SABAR #SYUKUR

2. Tak seorangpun bisa lepas dari 2 rasa itu, hattapun mereka yang dicintaNya. Makin besar nikmat, pun besar pula #musibah. #SABAR #SYUKUR

3. Imanpun tak menjamin kita selalu berlimpah & tertawa. Ia hanya jaminkan ada lembut elusanNya dalam apapun dera nan menimpa #SABAR #SYUKUR

4. Maka #SABAR & #SYUKUR adalah wahana yang akan membawa hamba, menselancari kehidupan nan berrasa dua dengan iman dalam dada.

5. Tersebab #SABAR & #SYUKUR itulah, Nabi ungkap betapa menakjubkan hidup & ihwal orang beriman. Semua urusan menjadi kebaikan baginya.

6. Sebab dalam #musibah dia bersabar, & #SABAR itu membuatnya meraih pahala tanpa hingga, dicintaiNya, dan dibersamai Allah di segala luka.

7. Sebab dalam #nikmat dia bersyukur, dan #SYUKUR itu membuat sang nikmat melekat, kian berganda berlipat, menenggelamkannya dalam rahmat.

8. Tapi hakikat #SABAR & #SYUKUR sebenarnya satu saja; ungkapan iman menyambut dengan penuh ridha akan segala kurniaNya, apa jua bentuknya.

9. Maka #SABAR adalah sebentuk #SYUKUR, menyambut kurnia #nikmat-Nya nan berbentuk lara, duka, nestapa, dan #musibah yang niscaya

10. Maka #SYUKUR adalah sebentuk #SABAR, menyambut kurnia #musibah-Nya yang berbentuk kesenangan, kelapangan, suka-ria nan nikmat

11. Lihatlah Ayyub ber-#SYUKUR atas segala sakit & nestapanya, sebab Allah mengugurkan dosa & menyisakan hati jua lisan untuk mendzikirNya.

12. Lihatlah Sulaiman ber-#SABAR atas kemaharajaan jin, hewan, & manusia. Sabar dengan ber-#SYUKUR agar tak tergelincir sebagaimana Fir’aun.

13. Kata ‘Ulama, #SABAR ada di 3 hal; mentaati Allah, menjauhi kemaksiatan, menerima #musibah. Semuanya adalah jua rasa #SYUKUR kepadaNya.

14. #SABAR dalam taat, sebab ia kadang terasa berat, ibadah terasa beban, keshalihan terasa menyesakkan. Tapi #SYUKUR lah, Allah itu dekat.

15. #SABAR dalam jauhi maksiat, sebab ia kadang terlihat asyik, kedurhakaan tampak cantik. Tapi #SYUKUR lah, iman itu rasa malu padaNya.

16. #SABAR dalam menghadapi musibah, sebab ia niscaya bagi iman di dada. #SYUKUR lah, dosa gugur & beserta kesulitan selalu ada kemudahan.

17. Sebab pahalanya diutuhkan tak terhingga (Az Zumar 10), maka #SABAR pun sebenarnya tiada batasnya. Hanya bentuknya yang bisa disesuaikan.

18. Maka iman menuntun taqwa; ialah kecerdikan hati dalam memilih bentuk #SABAR sekaligus #SYUKUR atas segala wujud ujian cinta dariNya.

19. Taqwa itu yang bawa #SABAR kita mendapat kejutan nan mengundang #SYUKUR, jalan keluar dari masalah & rizqi tak terduga (Ath Thalaq 2-3)

20. Tiap #nikmat yang di #SYUKUR-i jua berpeluang mengundang #musibah yang harus di #SABAR-i, seperti ketampanan Yusuf & cinta Ortu padanya.

21. Maka tak ada kata henti untuk #SABAR & #SYUKUR, sebab ia 2 tali yang hubungkan kita denganNya; hingga hidup terasa surga sebelum surga;)

22. Segala puji bagi Allah, sungguh kita milikNya, akan kembali jua padaNya. Sekian dulu ya Tweeps Shalih(in+at) tentang #SABAR & #SYUKUR;)

sumber: Salim A. Fillah

Cemburu

•May 25, 2011 • Leave a Comment

sungguh, aku cemburu padanya.
cemburu pada dirinya yang disibukkan oleh kemanfaatan,
sehingga waktunya tak sempat tergoda oleh kesia-siaan..
aku..
cemburu.

Kebaikan Adalah Takdirmu

•May 21, 2011 • 2 Comments


ketika kau yakin bahwa kebaikan adalah takdirmu, yang terjadi pada dirimu hanya 2 hal ‘sedang memperbaiki diri’, atau ‘dirimu sedang diperbaiki’

berdoa agar selalu dalam kebaikan, berikhtiar dalam usaha terbaik, tawakal bahwa apapun hasilnya nanti adalah yang terbaik dariNya..

Kill Them With Love

•February 10, 2011 • Leave a Comment

Hari Jumat minggu kemarin saya diajak kawan saya dari Pakistan untuk menghadiri acara pengumpulan dana untuk bantuan korban banjir di Pakistan. Salah satu pengisi acaranya adalah Boonaa Mohammed, seorang artis muslim penulis puisi dari Kanada.. sejak malam itu saya jadi ngefans berat sama beliau. Berikut salah satu puisi beliau

Boonaa Mohammed – Fundamentally Alive

Show me a stranger and I’ll show you a friend that you haven’t met yet.
To say the obstacle in the way of anything
Is usually one of the prices of success and
People are more than numbers, to crack a smile is really no stress

Divide my time like economics
I love to say “Hi” and “Bye” less
Multiply first impressions by everything, you might’ve guessed
Prejudice takes time but my time is business and
This just makes big dollars and sense
Why would you hate when love just cost less

In fact, the muscles it takes to make a frown
Make more work than to just turn it upside down
But you hate it when I’m polite, can’t stand when I’m sincere
Calling me all these names wondering why I’m still just standing here
Mainly because your ignorance leaves me to believe
That you really need just a hug

And I’ve been public enemy number one
Ever since I learned to kill them with love
I’m a psychotic serial lover
Seriously only considering complimenting our mothers
Because whether you like it or not
I am your brother

A teddy bear terrorist chilling with my well-mannered crew
Yeah, you a racist but I’mma still hold the door open for you
’cause seriously dude, ain’t no need for the attitude
and I ain’t mad at you, I have bad days too
Here’e my cel-ly, let’s talk, I’m a great listener too
Family driving you crazy? Man, I know how they do
Let me know, I love kids. I could be your babysitter too!

Yeaaah boy! ’cause i’m nice like that
I’ll even watch your car if you promise that you’ll be right back
So relax and be cool, ain’t no point in lying to you
I am a servant and my master sees all that I do
So tell me what you need dude?
A dollar? Here, take two.
Achoo’! May Allah bless you, guide you, and make things easy for you

This respect thing is just what I do
And it’s past tolerating
It’s on the path of understanding and appreciating you
So tell me what you gonna do when the love come for you?
Insult my heritage? We both from Adam and Eve, fool!
Aww snap! how you like that? You gave me extra change and I gave it right back

I let people pass when they wanna switch lanes
’cause if it was me, I’d hope they do the same
You butchered my name, but it’s a-okay
It happens all the time, I won’t correct you anyways
And it may sound strange, but I’mma be that change
And prove every day, to prove that rudeness is lame

I believe in modesty and tryin’ to lower my gaze
And if everything is from above, then everything is the same
I ain’t impressed by money, cars, clothes, or fame
I am a Muslim, so the trinkets of this world don’t mean a thing

I was taught that peace is not the absence of war
But peace is a feeling that can only come from remembering your Lord
So for the sake of peace, there is no point in hating me anymore
It’s a big place, we can all live together in this world

I invite you all to join me in this jihad of love
And see first hand why fundamentalism still begins with fun
And if you don’t agree, I won’t even judge
I’ll just kill you all, with love.

Bicara tentang mimpi

•January 9, 2011 • 2 Comments

waktu SMA saya sering bercerita tentang mimpi saya untuk kuliah di ITB.. alhamdulillah saya akhirnya kuliah di ITB..

waktu kuliah di ITB saya sering bercerita tentang mimpi saya untuk melanjutkan kuliah di luar negeri.. alhamdulillah sekarang sedang menjalani kuliah di Eropa..

sekarang saya sedang kuliah di Eropa.. mungkin saatnya bercerita tentang mimpi-mimpi saya selanjutnya.. punya sekolah gratis, punya rumah sakit gratis, dapet Nobel Prize (klo bisa bikin Yulianto Prize), perdamaian dunia.. dan, yang tak kalah penting, masuk surga.. *toh mimpi harus muluk-muluk.. hehe..* :-)

mimpi oh mimpi..

Ibu, Ummi..

•December 14, 2010 • Leave a Comment

beginilah kalau hidup merantau. kangen sana sini.. hehehe..

cari terjemahannya agak susah nih. copy-paste dari sini

Ummi yaa lahnan a’syaqohu
(Ibu, lagu yang paling kugemari)

wanasyidan dauman ansyuduhu
(irama yang selalu kudendangkan)

Fikulli makanin adzkuruhu
(di mana saja, aku mengingatnya)

wa-azhollu azhollu uroddiduhu
(selalu dan selalu aku nyanyikan)

Ummi yaa ruuhi wa-hayati
(Ibu, wahai jiwaku dan hidupku)

yaa bahjata nafsi wamunaati
(pemberi kebahagiaan dan harapan)

Unsi filhadhiri wal-ati… 2x
(sekarang, juga di masa depan)

Allohu ta’aala aushoni
(Allah memerintahkan aku)

fissirri walau fil i’laani
(dalam ku sendiri atau terbuka)

Bilbirri laki wal-ihsaani… 2x
(supaya bersikap membahagiakan terhadapmu, dan mengasihimu)

Ismuki manquusyun fi qolbi
(Namamu wahai ibu terpahat di hatiku)

Hubbuki yahdini fi darbi
(cintaku padamu membawaku ke jalan yang benar)

wadu’a-i yahfazhuki robbiy… 2x
(dan doaku selalu, semoga Allah sentiasa menjagamu)

hmmm.. berhubung lusa dan jumat mau ujian, tulisannya menyusul aja ya.. :mrgreen:

Yang Penting Barakah Allah…

•September 16, 2010 • 2 Comments

Walau samar-samar, masih teringat…

Ketika itu hari sudah mulai sore, kami sedang menghadiri kuliah di salah satu kelas di gedung Oktagon ITB. Kuliah baru dimulai beberapa belas menit ketika saya sadar teman saya yang satu ini belum juga kembali ke kelas sejak dia meminta izin ke kamar mandi di awal kuliah tadi. Tak lama, handphone saya pun bergetar, ada pesan masuk dari teman saya yang satu ini. Inti pesannya adalah dia meminta tasnya dibawakan keluar ruangan kuliah (saya lupa rincinya). Ah, saya pikir sudah tidak asik lagi kalau kuliah seat-in ini diteruskan tanpa teman saya, jadilah saya meminta izin pada sang dosen untuk meninggalkan kelas di tengah-tengah kuliah (denger-denger, selangkah setelah kaki saya meninggalkan kelas dosen ini sudah bikin joke tentang saya.. hahaha.. biarlah..)

Itu dia temanku, di depan pintu salah satu kamar kecil di gedung itu. Wajahnya pucat, badannya tampak lunglai, saya sudah bisa menerka bahwa ada sesuatu yang tidak beres sebelum dia berkata “Habis muntah…”

Lalu dia bercerita, beberapa jam sebelum kelas dimulai dia menyantap beberapa ulas jeruk yang kelihatannya memang sudah tampak busuk. Ya, saya langsung setuju kalau muntah-muntahnya disebabkan oleh si jeruk busuk itu. “Si anu ikut makan, tapi ga muntah loh..”, bantahnya.

“Ah, itu artinya pertahanan tubuhmu bagus. Ketika ada makanan yang tidak baik, tubuhmu langsung merespon dengan mengeluarkannya sebelum penyakitnya masuk lebih jauh dan menyatu dengan tubuhmu. Mungkin kalau tidak dimuntahkan nantinya malah menjadi penyakit yang berkepanjangan,” jawabku. Bukan, itu bukan jawaban berdasar teori ilmiah atau apa, hanya sebuah kalimat penghibur dan doa dariku untuk dia bahwa semoga setelah kesusahan itu ada kemudahan, semoga pertahanan tubuh melalui “muntah” itu adalah barakah yang Allah limpahkan pada tubuhnya.

Dan setelah maghrib, kondisi dia mulai pulih, dan sudah cukup fit untuk membawa motornya menuju kediamannya di daerah Soreang, Bandung…

Hari Ahad kemarin, engkau sudah menyempurnakan separuh agamamu. Meminang gadis yang engkau idam-idamkan sejak dulu untuk menjadi Ibu dari anak-anakmu kelak. Maaf karena saya tidak hadir di sana, menyaksikan wajah bahagiamu ketika mengucap akad itu. Hanya doa teriring dari sini, doa yang mirip dengan kalimat di sore hari itu…

Teruntuk Candra Mecca dan istrinya..

Baarakallaahu laka, wa baarakallaahu ‘alaika, wa jama’a bainakuma fii khaiir..

Semoga barakah Allah terlimpah dalam hal-hal yang menurut ukuran kalian baik, hal-hal yang kalian sukai.. Dan semoga barakah Allah semakin menguatkan jalinan ketika kalian melewati hal-hal yang tidak disukai.. Dan semoga Allah menghimpun kalian, dalam genggaman tangan itu, menuju kebaikan, menuju kesuksesan di dunia dan akhirat..

Sekali lagi, mohon maaf tidak bisa hadir di hari bahagiamu itu.. Walaupun jauh dari sempurna, semoga tulisan ini bisa mengobati sedikit rasa rindu.. hehe..

nb: Taqaballaalu minna wa minnkum, semoga ibadah kita selama bulan Ramadhan ini diterima oleh Allah SWT.. mohon maaf lahir dan batin juga ya.. doakan juga segera menyusul (jadi mikir juga, moga-moga tidak disegerakannya yang satu ini karena ada barakah dibaliknya,, amiiin).. hehehe.. :D

Stockholm, 8 September 2010
Akhmad Yulianto

NB: akhirnya ter-update juga blog ini! yippie!

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.